Mengubah Negatif jadi Positif

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki  Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.  1 Tesalonika 5:16-18.

Hidup tidak selalu mulus dan sesuai dengan keinginan. Setiap orang pastilah menginginkan hal yang positif dalam kehidupannya. Namun bisakah hal ini terjadi senantiasa? Tidak. Pasti ada saatnya kita mengalami hal negatif. Ini bukanlah hal yang aneh dan harus dihindari. Namun yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya.

Hal negatif dapat diubah menjadi hal positif bila kita mau mengubah cara pandang kita. Ini bukanlah hal yang sulit, asalkan kita mau taat pada Firman-Nya dan mengucap syukur senantiasa. Ilustrasi berikut semoga dapat menolong kita untuk dapat merubah pola pikir kita.

Seorang ibu muda yang memiliki 3 anak usia 5, 7 dan 9 tahun.Ini adalah usia eksplorasi bagi anak sehingga mereka tidak bisa diam. Dalam kondisi tanpa pembantu, kesibukan dan pekerjaan yang ada membuat ibu muda ini stress. Bayangkan rumah yang mirip kapal pecah, mainan terserak di sana sini, makanan yang tertumpah di lantai, belum lagi pekerjaan rumah tangga rutin seperti memasak, mencuci, dsb. Wow… sepertinya itu semua adalah hal yang buruk.

Namun mari renungkan lebih lanjut. Bukankah itu semua adalah berkat Tuhan? Ada suami, ada anak, ada makanan, ada rumah, bukankah itu semua adalah berkat yang harus disyukuri? Mari kita ubah hal negatif menjadi satu ucapan syukur. Semua pasti akan terasa indah! (LS)

 

 

You may also like...