{"id":737,"date":"2017-06-04T03:00:57","date_gmt":"2017-06-03T20:00:57","guid":{"rendered":"http:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/?p=737"},"modified":"2017-05-28T16:01:24","modified_gmt":"2017-05-28T09:01:24","slug":"kepercayaan-yang-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/?p=737","title":{"rendered":"Kepercayaan yang Tepat"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-764\" src=\"http:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/kepercayaan-yg-tepat-300x151.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"151\" \/><\/p>\n<p><em>Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak bisa memberikan keselamatan. \u00a0Mazmur 146:3<\/em><\/p>\n<p>Saya memiliki seorang teman di salah satu kota di Pulau Jawa. Teman saya ini memiliki hobi yang unik. \u00a0Pada umumnya, orang suka mengumpulkan foto para pejabat, tetapi teman saya justru mengumpulkan foto para pendeta. \u00a0Di dinding rumahnya tergantung puluhan foto dirinya bersama para pendeta dengan ukuran besar.<\/p>\n<p>Saya rasa tidak ada salahnya mengumpulkan foto pendeta, asal kita menyadari bahwa pada dasarnya tidak seorangpun manusia yang dapat memberikan keselamatan. \u00a0Mengenal banyak pendeta tidak dengan sendirinya menjamin keselamatan kita. \u00a0Bahkan menjadi anak seorang pendeta pun tidak menjamin keselamatan kita.<\/p>\n<p>Justru suatu kekeliruan bila kita mengenal banyak pendeta, tetapi kita tidak mengenal Tuhan. \u00a0Hanya Tuhanlah yang dapat memberikan keselamatan pada kita. Seharusnya kita lebih mempercayai Tuhan daripada manusia. \u00a0Sepatutnya kita lebih mengandalkan Tuhan daripada mengandalkan manusia. \u00a0(BHW)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak bisa memberikan keselamatan. \u00a0Mazmur 146:3 Saya memiliki seorang teman di salah satu kota di Pulau Jawa. Teman saya ini memiliki hobi yang unik. \u00a0Pada&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":764,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-737","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dailydevotional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/737","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=737"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":765,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/737\/revisions\/765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}