{"id":1778,"date":"2017-10-27T03:00:29","date_gmt":"2017-10-26T20:00:29","guid":{"rendered":"http:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/?p=1778"},"modified":"2017-10-22T16:21:42","modified_gmt":"2017-10-22T09:21:42","slug":"agama-ideologi-dan-kasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/?p=1778","title":{"rendered":"Agama, Ideologi, dan Kasih"},"content":{"rendered":"<p><em>Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar\u00a0kehidupan.\u00a0Amsal 4:23.<\/em><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1851\" src=\"http:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/agama-ideologi-dan-kasih-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/agama-ideologi-dan-kasih-300x150.jpg 300w, https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/agama-ideologi-dan-kasih.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Adalah suatu hal yang normal kalau manusia memikirkan hal lahiriah, apa yang dilihatnya yang menjadi fokusnya, dan menyerahkan segala sesuatunya kepada pikirannya.\u00a0 Melupakan hati\u00a0 yang adalah pusat kehidupan batiniah.\u00a0 Itulah sebabnya manusia lebih suka mengandalkan pikirannya sendiri\u00a0daripada mengandalkan Tuhan dan segala sesuatu harus dapat dimengerti dan diterima pikiran, sehingga manusia bertuhankan pikirannya sendiri.<\/p>\n<p>Kehidupan orang percaya adalah kehidupan percintaannya dengan\u00a0 Allah.\u00a0 Intinya adalah kasih, tidak ada yang lain, adalah sesuatu yang\u00a0 tidak mungkin di dalam Kristen terjadi perpecahan. Tetapi kenyataannya justru perpecahan yang paling\u00a0 banyak terjadi di dalam kelompok Kristen, dan hal ini terjadi bukan karena kasih, tetapi ideologi yang hidup di dalam pikiran yang\u00a0dianggap kebenaran. Sedangkan Kebenaran ialah Kristus yang\u00a0 adalah roh dan tidak berkenaan dengan pikiran, tempatnya dihati. Kebenaran tidak dapat\u00a0ditangkap atau dimengerti oleh pikiran, tetapi manusia memampukan pikirannya untuk menangkap kebenaran, maka terjadilah ideologi.<\/p>\n<p>Di mana ada ideologi,\u00a0 disitulah timbul perpecahan. Sebab ideologi\u00a0berkembang dengan perkembangan yang berbeda-beda, sedangkan kasih berkembangnya semakin mengasihi dan semakin meniadakan\u00a0 yang\u00a0 bernilai negatif, itulah sebabnya kasih tidak dapat melihat perbedaan dan tidak dapat menilai. Hati kecil manusia mencari kasih, tetapi pikiran manusia begitu kuat untuk mencari dan menegakkan haknya. Agama menuntut, tetapi kasih memberi.\u00a0 Begitu butanya orang Kristen sampai tidak bisa mawas diri.<\/p>\n<p>Berbicara kasih-kasih-kasih,\u00a0 tetapi menolak saudara-saudaranya (1Yohanes 2:9-11). Perpecahan demi perpecahan terjadi. Itukah Kristen? Itukah kasih? (ZS)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar\u00a0kehidupan.\u00a0Amsal 4:23. Adalah suatu hal yang normal kalau manusia memikirkan hal lahiriah, apa yang dilihatnya yang menjadi fokusnya, dan menyerahkan segala sesuatunya kepada pikirannya.\u00a0 Melupakan hati\u00a0&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1851,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dailydevotional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1778"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1778\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1853,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1778\/revisions\/1853"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mdc-cikarang.com\/main\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}